20. the queeen fairy.

3146 Kata

================================ Alvian masih memegang perutnya sambil menahan tawa. Ernest menggelengkan kepala juga sambil ikut tertawa. Membuat Aaric dan Lykaios menaikkan satu alisnya tanda tak mengerti. "Apa yang lucu?" Aaric melihat sekitarnya. "Kalian tertawa sampai menangis. Apa yang membuat kalian tertawa?" Lykaios terus mendesak karena ingin tahu. "Lexsi," ucap Ernest dan Alvian kompak. Mereka kembali tertawa sambil memegang perutnya. "Lexsi?" tanya Aaric. "Alvian, jelaskan pada mereka...," Ernest diam dan berusaha menahan tawa sekuat tenaga. "Ah ... itu, dia berkata bahwa Ratu adalah pembantu di rumahnya. Dan keluarganya adalah juragan dan majikan," jelas Alvian. Aaric menaikkan satu alisnya. "Lalu dimana letak lucunya?" "Kau itu bodoh atau i***t?" Alvian men

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN