Nero berenang dan menatap dua pria asing yang terlihat gusar. Tak ada tawa disana, melainkan tatapan tajam keseluruh area laut kelam. "Ah, s**l. Kenapa mereka lama sekali?" Alvian melempar sebuah batu kecil ke daratan sampingnya hingga menimbulkan sebuah ledakan kecil. "Hei, kau bisa merusak semuanya." Aaric menatap malas pada Alvian. "Aku kesal, aku kesal, aku kesal! Aku sangat kesal!" Alvian terus melemparkan batu kecil hingga terjadi ledakan berurutan. Nero yang melihat itu semua hanya diam terpaku di balik batu besar. Terus bersembunyi karena ingin tahu tentang dua orang yang Kenzie bicarakan. "Dia hebat," ucap Nero sambil melihat Alvian. "Aku akan berkeliling sebentar," dua sayap telah hadir di punggung Aaric. Aaric terbang dan meninggalkan Alvian sendiri. Nero terus menata
Unduh dengan memindai kode QR untuk membaca banyak cerita gratis dan buku yang diperbarui setiap hari


