Leonel berbalik ia menatap Benji dengan tatapan dingin. “Kupastikan kalian akan bercerai, hari ini juga.” “b*****h! Jaga mulutmu atau kau akan berakhir di penjara!” sebuah pukulan mendarat di rahang Leonel. Tetapi, tidak seperti di lift yang membuat tubuh Rebecca berpindah tangan. Tubuh Rebecca masih tetap berada di dalam gendongan Leonel. Leonel bahkan tidak berniat membals pukulan Benji, ia melangkah menuju pintu unit tempat tinggal Rebecca. “Buka pintunya,” perintahnya kepada Rebecca. “Berani-beraninya kau memerintah istriku!” ucap Benji sambil memasukkan kode akses pintu tempat tinggal mereka dengan kasar. Ketika pintu terbuka mereka bergegas masuk ke dalam, sambil berkacak pinggang Benji menatap Leonel tajam. “Pergi kau dari rumahku atau aku memanggil keamanan untuk mengusirmu!”

