Sinta sibuk mempersiapkan untuk acara pernikahan Revan dan Sherin. Mulai dari sewa gedung, mencari WO yang bagus, butik untuk gaun dan kebaya, katering sampai undangan. Sinta melakukan itu semua sendirian dan dia merasa senang. Sebenarnya, Revan maupun Sherin sudah menawarkan diri untuk membantu. Namun, Sinta menolak bantuan mereka. Dia ingin melakukan semuanya sesuai keinginan. Karena acara pernikahan Revan dan Dilla dulu termasuk mendadak, semuanya tak sesuai yang diharapkan Sinta. Dan kali ini, Sinta ingin semuanya membuat hati puas. Setelah menemukan butik yang bagus, Sinta menyerahkan sebuah katalog dari butik pilihannya. Kebaya untuk akad, gaun untuk resepsi, sepatu sampai cincin disediakan butik tersebut. Tak lupa, tuxedo untuk Revan juga. Sinta menyuruh Sherin memilih sesuai kein

