"Rex! Apa masih lama hem?! Katakan kau mau bawa aku kemana?" kata Litzi. Rex tidak menjawab. Litzi tidak tahu kemana suaminya itu membawanya, tadi tiba-tiba saja Rex menutup matanya dengan kain berwarna merah lalu membopongnya. Litzi mendengar suara seperti lift terbuka. Litzi memegang erat pundak Rex ketika pria itu menurunkannya. Rex pun membuka kain merahnya. Ekspresi yang Litzi tunjukan adalah terkejut dan tersenyum-senyum, Rex membawanya ke sebuah kamar mandi? Bath up itu penuh dengan kelopak mawar merah dan putih. Lilin berbau aromatik menghiasi bath up-nya. Litzi ternganga saat Rex membuka restleting punggung gaunnya. Gerakan tangan Rex tertahan saat merasakan tubuh Litzi yang menegang. "Ada apa, sayang?" tanya Rex. "Em.. untuk apa kau mem.. buka," Litzi sulit berkata. Rex ters

