= Beberapa waktu sebelum pernikahan = Sebuah mobil tengah parkir di pekarangan rumah yang luas dan asri. Terlihat pria tampan yang keluar dari mobil tersebut dan masuk menyapa tuan rumah. "Om, Nisanya ada?" Febry mencium punggung tangan kanan ayah Nisa. “Ada Nak Febry. Lho kan harusnya kalian sekarang dipingit.” “Nggak pa-pa, Om. Febry ada perlu sama Nisa.” “Kangen, ya? Anak zaman sekarang udah nggak percaya sama yang namanya pingit-pingitan. Nisanya di kamar, masuk aja.” “Saya ke Nisa dulu ya, Om.” Febry masuk ke kamar Nisa. Nisa yang mendengar suara ketukan pintu segera membukanya. Ia senang melihat kedatangan Febry. Nisa memberikan sebuah benda mungil yang biasa dipakai untuk mengetes kehamilan. Alat itu menunjukkan dua garis yang tandanya hasil tes tersebut positif. “Aku posi

