Pov dalari Akhirnya semua teman tenda pada membaringkan lago badan, untuk menyambung mimpi yang terputus oleh gangguan tadi, hanya menyisakan Kami bertiga yang masih terjaga khawatir dengan keberadaan Nasrul, yang tak tau ribanya. "Kira-kira ke mana ya" Tanyaku yang merasa putus asa, karena tidak bisa menemukannya. Pertanyaan yang tidak akan mendapat jawaban, karena yang ada di sini semua sama, tidak tahu di mana keberadaan Nasrul. "Katanya, nanti habis subuh kamu, mau tanya sama Pak Chandra, jadi jangan dilikirin terus" ucap Nawir mengingatkanku. "Ya sudah kita tidur lagi, biar besok kalau mencarinya, kita tidak mengantuk" saran Heru sambil membaringkan badan lalu menarik sarungnya, menutupi kepala. Akhirnya aku dan Nawir, mengikuti apa yang dilakukan oleh Heru berbaring. Meski

