“Woah! Siapa, tuh, ganteng banget?” “Mukanya kayak pangeran gitu, anjir!” “Eh, tolong gue deg-degan liatnya! Bel pulang baru saja berdering sekitar kurang dari lima menit yang lalu. Area koridor yang memang biasa ramai dilewati siswa-siswi yang ditumpahkan melalui pintu kelas, kali ini nyatanya tiga kali lipat lebih ramai dan berisik daripada biasanya. Keberadaan seseorang membuat nyaris semua kaum hawa saling bersahut-sahutan memuji ketampatannya. Sementara Rasi yang merupakan satu dari segelintir orang yang baru keluar kelas usai setengah jam bel pulang berlalu, dibuat heran seheran-herannya manusia saat sedang heran, ketika tidak biasa-biasanya koridor utama yang seharusnya di jam-jam segini sudah sepi, terlihat sangat ramai dan menyesakkan orang-orang. “Ada apa, sih, rame bener?”

