04 - Stay With Me

1893 Kata

"Alfath!!! Hubby..." Key merengek memasuki ruang kerja Alfath. Ia, dengan perut buncitnya itu langsung duduk di pangkuan Alfath dan memeluk tubuh Alfath yang terduduk dengan kacamata kerja bertengger di tulang hidung mancungnya. Key menciumi pipi Alfath berkali kali. Alfath bukannya terganggu, ia malah senang dengan perlakuan Key. Bagaimana tidak? Disosor sama istri harusnya senang bukan? Aneh saja kalau suami disosor istri malah terganggu. Takut takut jika ada yang lain. "Ada apa, Sayang?" tanya Alfath lembut seolah notebane pria kasar hilang dari dirinya digantikan sesosok malaikat. Bukan, lebih tepatnya patung ukiran malaikat, berwarna putih bersih nan tampan. "Tidak bisa tidur, Al. Maunya bersama Alfath," rengek Key manja. Ia mengalungkan tangannya di leher Alfath, dan menyembunyika

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN