❝I'm hanging on a line here baby. I need more than ifs and maybes❞ — a rocket to the moon, Ever enough. ▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀▀ "Ini buat lo." Suara itu mengintrupsinya. Yang pertama ia lihat adalah gelas kertas berwarna cokelat di depan wajahnya. Ia menerimanya dengan senyuman kecil. Kepalanya menoleh, melihat lelaki dengan hoodie abu-abu tersenyum juga kepadanya. Senyum menenangkan. Dan sejak pertama kali bertemu, ia sudah memfavoritkan senyuman lelaki itu. "Thanks," kata Titan tulus. Gendra mengangguk membalasnya dan duduk di sebelah Titan. Mereka malam ini sedang berada di dermaga dan ingin melihat pertunjukkan kembang api yang akan di mulai pukul 9 malam. "So, first date kita, lo ngajak gue ke sini?" Titan membuka lagi suaranya dan melihat ke arah Gendra yang sudah

