66. Sabtu malam.

1552 Kata

"Thank you, Sir. I'll do the best for this project," janji Alaka pada dosen mata kuliahnya siang ini, ia beranjak dari kursi panas yang sudah menjadi julukan banyak penghuni kampus, seringkali orang-orang malas jika berkunjung ke ruangan pria berkacamata dengan rambut memutihnya itu. "Okey." Pria itu membiarkan Alaka keluar setelah berceramah cukup panjang, sebenarnya sih sekadar menjelaskan perihal tugas untuk Alaka, tapi untungnya gadis yang satu itu mudah memahami, jadi tak sampai lima belas menit ia duduk di sana—permukaan kursi takkan terasa panas untuknya. Alaka membuka pintu, di koridor banyak orang hilir mudik, sepasang kakinya diajak bergegas menuruni anak tangga, ia bersiap pulang ke Student Hotels sekarang. Namun, baru saja mencapai anak tangga terakhir, Alaka terhenti saat na

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN