Terbongkarnya Kepalsuan! (Ajeng's POV)

1511 Kata

"Ajeng, sholat subuh dulu..." Sayup-sayup aku mendengar suara itu yang masuk ke telingaku. Namun sayang, aku terlalu malas untuk membuka mata dan melihat siapa gerangan yang mencoba untuk mengganggu tidur ternyamanku. "Ajeng, mas gak bisa sholat subuh kalau kamu peluk mas terlalu erat seperti ini. Bangun ya, keburu nanti gak bisa sholat." Suara yang sangat lembut itu kini membujukku, lagi. Iya, aku sudah sangat sadar kalau itu adalah mas Barga, hanya saja aku terlalu malas untuk bangun kembali. Seperti ada hal yang membuatku enggan untuk melalukannya. Bukannya bangun, aku malah berbalik, membelakangi mas Barga. Aku tidak lagi memeluknya, melainkan membelakanginya. Dan ya, untuk pertama kalinya aku bisa semalas ini. "Ajeng... Sholat dulu sebentar, yuk. Setelah itu kamu bisa tidur lag

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN