Saling Memaafkan

1088 Kata

“Tunggu, jangan bilang kamu minta hak kamu sebagai gantinya?” tebak Nayla sambil mundur perlahan dengan menyilangkan kedua tangannya di depan d**a. “Ih pikiran kamu m***m mulu sih, ya enggaklah. Mana mungkin aku mengambil kesempatan dalam kesempitan,” kata Adnan sambil menyentil dahi Nayla hingga wanita itu mengaduh kesakitan. “Sakit tahu, lagian aku cuma asal nebak doang,” keluh Nayla sambil memegang dahinya. “Makanya lain kali jangan asal nebak aja kayak gitu, memangnya pernah ya selama ini aku paksa kamu untuk memberikan hak aku saat kamu belum siap?” tanya Adnan sambil menatap lekat kedua mata Nayla. Kali ini Adnan terlihat sangat serius saat bicara tidak seperti biasanya ia akan membalas ucapan Nayla dengan sebuah candaan. Nayla pun langsung menundukkan kepala karena merasa bersa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN