Perasaan Lega

1051 Kata

Hari ini sebelum Nayla berangkat ke restorannya, wanita itu memutuskan mampir ke kantor sang papa sambil membawa hasil masakannya semalam. Walau ia merasa sedikit tidak enak badan karena hampir semalam berjaga di rumah sakit menemani Dira. “Permisi, Mbak Ita....” sapa Nayla ketika ia sampai di meja resepsionis yang ada di lobi utama. “Ya, ada yang bis—“ Ita yang tadi sedang duduk sambil melihat jurnal miliknya pun terkejut melihat keberadaan anak bos besar di tempatnya bekerja. Bisa dibilang ini pertama kalinya setelah Nayla memutuskan untuk meninggalkan rumah. Ita berdiri sambil tersenyum lalu sedikit membungkuk. “Selamat pagi Mbak Nayla, apa kabar? Sudah lama sekali tidak datang ke sini.” “Pagi juga Mbak Ita, kabarku baik kalau Mbak Ita sendiri gimana kabarnya? Oh ya, Papa udah sampa

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN