18. Seremoni Pekerja Baru

2560 Kata

Sorenya, Arka pulang kerja cepat. Arka sungguh tidak menyangka, saat dia pulang, dia lihat istrinya tengah menyapu halaman. Embun yang pertama menghampiri Arka. “Tumben pulang cepat, Mas?” kata Embun. “Oh, iya, Yang,” jawab Arka gugup. Embun bantu melepas helm suaminya. “Mau langsung makan, atau mandi dulu?” tanya Embun. “Mandi dulu lah, Sayang.” Tanpa sadar, tangan Arka terulur. Sementara Embun, wanita itu refleks melangkah mundur. Sakit hati Arka, melihat sirat takut di mata istrinya. Meski begitu, lelaki itu tetap mengulurkan tangannya, dia belai pipi istrinya yang bengkak. “Maaf untuk yang tadi pagi. Apa masih sakit?” tanya Arka. Embun tak menjawab. Wanita itu menunduk. “Maaf ya, Sayang?” Embun tak menjawab. Dipeluk Arka. “Maaf. Maaf banget,” kata Arka. Rombongan ibu-ibu yan

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN