33. Keputusan Arka

3738 Kata

Dua bulan berlalu, rumah tangga Embun dan Arka kian harmonis. Agung tak tenang, dibakar cemburu setiap melihat Arka di sosial medianya mengunggah foto-foto bahagianya dengan Embun. “Masih belum bisa move on?” Dokter Nuril yang melihat anak didiknya terlampau fokus melihat foto Embun dan Arka mengomentari. “b******n itu tidak berhak mendapatkan Embun,” balas Agung. Dia unduh foto Arka dan Embun, lalu dia potong bagian Arka, menyisakan foto Embun saja di galerinya. Dokter Nuril mengangguk memahami. “Setiap manusia pasti punya kesalahan. Namun, kamu harus ingat, manusia bisa berubah, dari yang buruk, menjadi lebih baik.” Agung tertawa. Dia melihat tak percaya pada seniornya. “Setelah melihat kondisi Embun kemarin, Dokter masih bela suami Embun? Kita dan satu rumah sakit ini saja sudah be

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN