Alenia sama sekali tak percaya bahwa kini, kedua tangannya sedang menimang 2 bungkus biskuit ibu hamil terbaik yang disarankan oleh ibu hamil yang tadi berdiri di sampingnya. Apa ia sedang berupaya untuk memberi yang terbaik bagi anak yang sedang ia kandung? Rasanya konyol mengingat bahwa mereka adalah anak iblis bernama Oh William. Tapi bayinya tidak salah. Mereka tak pernah memilih dan tidak tau apa-apa. Sisi baiknya memberi alasan kemanusiaan paling logis yang diterima akal sehat manapun. Tentu saja, 2 janin kembarnya sama sekali tidak bisa memilih akan memikiki orang tua seperti apa. Bukan salah mereka jika William adalah ayahnya. Yang salah adalah William, bukan mereka. Semalam, saat ia turun dari taksi, ia sempat berpikir untuk menggugurkan kandungannya dan pikiran itu langsung

