Bagian 77

2356 Kata

Alenia membuka mata perlahan, dan semua tetap gelap. Selalu gelap. Tapi benaknya dipenuhi bayangan wajah William yang diingatnya saat mereka melalui hari-hari paling indah di Bali. Ia seperti bisa mendengar lelaki itu tertawa. Lalu berganti saat ia mengingat wajah bayi kembarnya yang bulat menggemaskan. Sudah berapa lama ia kehilangan penglihatannya? Sudah seperti apa bayi kembarnya sekarang? Apakah mereka menangis dan mencari mama mereka? Apakah William menjaga mereka saat ia pergi? William. Nama itu berdengung di benaknya, mengingat alunan musik Forrest Gump theme saat pertunjukan orkestra membuatnya merasa sesak. Ia pergi saat situasi mereka tidak baik. Lalu setitik air mata luruh begitu saja. Alenia hanya berharap bahwa meski mereka tidak berakhir baik, William sudi merawat bay

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN