Bagian 18

1170 Kata

Tentu saja William senang sekali malam itu. Ia berada di bandara Incheon yang tak seramai siang hari, berdiri di sebelah koper besarnya sambil menatap Alenia yang baru turun dari Alphard hitam lalu mendorong kereta bayi Sean di belakang ibunya. Gadis itu cantik sekali dengan celana jins, kaus lengan panjang bergambar panda, sweater rajut bertema bohemian, sepatu kets, dan rambut yang digerai sehingga angin malam sesekali membuatnya sedikit terayun. William menahan diri untuk tidak bertindak agresif saat melihat gadis itu tertawa malu bersama ibunya. Entah apa yang dibicarakan, tapi melihat mereka dalam satu frame seperti itu membuat William merasa hangat. "Dimana dia?" Samar William mendengar ibunya bertanya. "Mungkin sebentar lagi datang," sahut Alenia sambil melirik Alba keluaran te

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN