Pov Reta
Malam ini, aku memutuskan untuk memakai lingerie yang kubeli tadi siang. Sepertinya cocok untuk menggoda Mas Reno.
Aku berpatut dicermin. Lingerie ini memang cukup menggoda memperlihatkan lekuk tubuhku. Tidak lupa juga rambut panjangku yang aku cepol untuk memperlihatkan leher jenjang polosku.
Saat membuka pintu kulihat Mas Reno menatapku tanpa berkedip. Mungkin dia terpesona akan kemolekan tubuhku.
Mas Reno langsung mengajakku berhubungan badan.
Pakaiannya dilucuti satu persatu hingga pakaian dalamnya. Dia sangat beringas saat diatas ranjang.
Selagi aku dan mas Reno sedang berhubungan badan , aku sangat merasa b*******h.
Tiga jam sudah aku melakukannya denga mas Reno.
Akupun memeluk mas Reno lalu tertidur diatas d**a bidangnya.
Adzan subuh berkumandang, tapi aku tidak mendapati mas Reno disampingku.
"Mas!! Mas Reno!" Aku berteriak memanggil Mas Reno namun tak ada sahutan.
Kucoba memanggil hp Mas Reno tapi tidak kunjung diangkat.
Setelah berkali-kali aku mencoba mwnghubunginya. Akhirnya mas Reno mengangkat panggilanku.
[Kamu kemana sih mas? Kenapa tinggalin aku sendiri dirumah].
[...]
[Aku ini lagi hamil anak kamu mas! Bukannya nemenin aku. Kamu malah berduaan sama wanita mandul itu!].
[...]
[Kamu ngebentak aku cuma gara-gara wanita mandul itu!]
Akupun langsung mematikan sambunga teleponku kepada mas Reno!
Tak terasa bulir bening berjatuhan membasahi pipiku.
"Aduhhh!!"
Tiba-tiba aku merasakan sakit dibagian tubuhku. Terasa seperti diremas-remas. Sakit sekali