Jessa sedang berada di sebuah tempat pemesanan gaun pengantin bersama Moises. Pilihan Jessa jatuh pada gaun berwarna putih, dengan hiasan dari brukat pada bagian dadanya. Untuk bagian atas berbentuk Sabrina dan menunjukkan bagian depan Jessa. Sedangkan pada bagian bawahnya begitu indah dengan motif bunga dan ada lapisan furing pada bagian paling luar. Jessa terlihat sangat cantik dan anggun saat mengenakan gaun pernikahan itu. Kini ia ke luar dari kamar ganti untuk bertemu dengan Moises. Pria yang akan dinikahinya itu sedang menerima telepon dari beberapa orang kantor. Dan saat ia membalikkan badan karena panggilan dari Jessa, matanya hampir tidak percaya jika ia akan memiliki wanita itu. “K-kau … cantik.” “Bagaimana? Apa aku lebih baik memilih ini?” tanya Jessa. “Ya, tentu saja. Kau b

