Evan baru saja sampai di rumah milik Martha, wajahnya nampak lelah karena menemani Jessa beberapa hari ini tanpa beristirahat. Evan masuk ke dalam kamar Martha dan melihat istrinya sedang b******a dengan pria bayaran. Betapa terkejutnya Martha saat melihat suaminya kembali lebih cepat dari dugaan. Evan yang muak dengan tingkah laku istrinya itu memilih untuk pergi dari sana. Namun, Martha yang kini mengenakan pakaian tidur mencegah Evan untuk pergi dari sana. “Sayang! Evan, dengarkan aku!” Evan menghentikan langkah kakinya. Ia berbalik badan dan melihat Martha berlari mendekatinya. Martha memegang tangan Evan agar tidak pergi dari rumah. “Evan, dengarkan aku … itu tadi hanyalah … ehm –“ Ucapan Martha tertahan karena tidak tahu harus beralasan apa. “Apa? Kenapa ucapanmu berhenti? Apa ka

