Setelah memastikan Mas Mandala keluar dari kamar. Kubuka perlahan mataku dan kurasakan kembali sesak atas prasangka buruk yang kembali meracuni otak. Tadi pagi, saat Mas Mandala sedang mandi terdengar ada panggilan masuk yang begitu intens. Sehingga aku merasa penasaran, siapa yang menghubunginya sepagi itu. Kulihat nama Amaya di sana. Semula aku tidak berpikir macam-macam. Hubungan mereka memang sudah berakhir, tapi sepertinya mereka masih berhubungan baik. Mungkin mantan kekasih suamiku itu ada kepentingan mendesak sehingga terus menerus melakukan panggilan. Awalnya aku ingin memberitahukan pada Mas Mandala usai ia mandi nanti. Tapi niat itu urung aku lakukan, ketika setelah panggilan itu terhenti tak lama setelahnya kulihat sebuah pesan masuk dan tanpa berniat mengintip. Pesan itu terb

