Chapter 38

1873 Kata

“Lala buruan.... !! ih lama banget sih. Buruan,” Prilly mempercepat langkahnya membuat Lala yang sedari tadi ditariknya menjadi kesulitan menyamakan langkahnya dengan sahabatnya itu. “Santai aja dong Prill, acaranya gak bakal kelar kok, masih lama.” “Tapi kan gue udah gak sabar.” Lala menggelengkan kepalanya pelan melihat sahabatnya itu, namun disela itu ia tersenyum kecil melihat antusias sahabatnya. Memang sejak kemarin setelah kejadian di balkon waktu itu, Lala memberitahu Prilly bahwa akan ada acara pameran khusus kelinci. Sontak saja hal itu membuat Prilly sangat antusias. Sampai saat ini Prilly masih sangat menyukai binatang pemilik telinga panjang itu. Bahkan di Jerman Prilly juga sempat memelihara kelinci. Namun saat ia akan pindah kembali ke Jakarta Prilly memutuskan untuk mem

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN