Clara memilih tidak berlama-lama di kamar mandi, meskipun ruangan berdinding marmer itu memberikan kesan luxury bak milik hotel bintang lima ternama, tapi sedikitpun dia tidak merasa nyaman. Shampo dan sabun yang ia gunakan, semuanya memberikan aroma Kai. Bahkan dia tidak mengerti harus menggunakan sikat gigi siapa di dalam sana, meskipun pada akhirnya dia menyerah dan hanya menggunakan mouthwash, tapi sekali lagi itu milik Kai. Perempuan itu keluar menggunakan handuk putih yang melilit tubuhnya serta rambutnya yang basah. Dengan segera ia mengenakan pakaian yang tadinya disediakan oleh Kai, sebelum pria itu masuk dan mendapati dirinya setengah telanjang seperti ini. Atau Kai akan marah-marah lagi karena Clara memakan waktu yang terlalu lama. Maka dari itu dia harus menyelesaikan segalany

