"Aku Alex." Clara tak henti mengarakan pandangannya kearah pria tampan dihadapannya. Dia masih tak mendapatkan clue siapa pria ini meskipun dirinya sudah mendengar nama lengkap Alex. Tapi Clara dapat menangkap, dari mata bulat pria itu yang semurni air, dari senyumnya yang begitu menenangkan, dari caranya berbicara kepada Clara, itu semua menunjukkan bahwa dia orang baik. Tapi tunggu, bukankah ciri-ciri seperti itu juga di miliki Kai? Kau tentu tidak bisa menilai orang dari penampilan saja, bukan? Clara tak ingin peduli kali ini, ada sesuatu yang membuatnya merasa tertarik pada Alex dalam waktu-bisakah dia menyebutnya pertama kali bertemu?-ada sesuatu yang membuatnya merasa bahwa Alex merupakan sebuah harapan. Meskipun nantinya dia harus menerima kembali kenyataan bahwa ini merupakan h

