Teriknya matahari yang masuk melalui celah jendela membangunkan Shelina, Shelina mengerang merasakan seluruh tubuhnya yang terasa pegal dan sakit. Tadi malam Max sangat bernafsu, bahkan mereka baru selesai setelah subuh. Shelina melirik jam dinding yang berada di kamar. Matanya membelalak begitu melihat jam yang menunjukan pukul 1 siang, 'Sial! aku ada rapat dengan tuan Vincent.' umpat Shelina. Ia teringat dengan jadwal rapat launching produk baru yang juga menjadi salah satu alasan mengapa Shelina buru-buru kembali ke Hollywood. Shelina menyibak selimut yang menutupi tubuhnya, sedangkan Max masih tertidur di sampingnya. Brak!! Tubuh Shelina terjatuh dengan keras saat dia mencoba untuk berdiri, suara itu membangunkan Max yang langsung melihat kearah Shelina dengan panik. Tanpa peduli ke

