"Max? Astaga apa yang kau lakukan pada Yohan!?" suara Shelina membuat Max melepaskan jambakannya dari kepala Yohan dan menurunkan kakinya. Max menoleh kesamping, dimana Shelina berada. "Shelina?" Kata Max tersenyum senang, tanpa rasa beban ataupun bersalah Max menghampiri Shelina dan memeluk wanita itu. Tubuh Shelina mematung di dalam pelukan Max, matanya menatap penampilan Yohan yang mengerikan. "Aku menghkhawatirkanmu, kenapa kau terus menghilang? Tapi tenang saja, sejauh apapun kau pergi aku akan selalu bisa menemukanmu. " seharusnya itu adalah kalimat yang romantis, tapi berbeda jika Max yang mengatakannya, apalagi setelah apa yang pria itu lakukan pada Yohan. Yohan nampak berusaha bangun dengan tubuh yang penuh luka dan memar sambil menahan sakit, "Max--LEPASKAN AKU!!" kata Shelina

