Suara ombak sangat jelas terdengar, begitu memanjakan telinga dibarengi suara desiran pasir yang menenangkan. Shelina selalu suka dengan suara laut, ombak pantai dan pemandangan hamparan air yang sangat luas tidak berujung. Angin malam berhembus sangat kencang menerbangkan anak rambut Shelina yang tidak terkuncir. Bulan bersinar begitu terang dan bulat. Tiba - tiba sebuah mantel berada di pundak Shelina, Shelina menoleh kebelakang melihat pelakunya yang tidak lain adalah Maximillian, tunangannya. Mereka baru saja sampai 2 jam yang lalu, Max sedang merapihkan pakaian, mungkin bukan merapihkan pakaian. Lebih tepatnya menyuruh - nyuruh orang untuk merapihkan pakaian dan barang - barangnya dan Shelina, sedangkan Shelina langsung melarikan diri ke pantai. Shelina tersenyum lembut, "Terimak

