Mata Shelina perlahan terbuka, rasa pening langsung melanda kepalanya. Merasa ada beban yang memegang tangannya, terasa hangat. Shelina melihat kearah sampingnya dimana Max sedang tertidur sambil memegang tangannya erat. Tangan Shelina terangkat ingin mengusap kepala Max namun ia tahan karena takut membangunkan pria itu. Mata Shelina menjelajah mencari jam dinding, jam dinding berada di dinding di depannya. Sedikit kaget saat melihat arah jarum jam itu yang menunjukan pukul 5 yang berarti saat ini pukul 5 pagi. Karena acara mereka kemarin dimulai pukul 5 juga. Shelina penasaran, apa acaranya masih berjalan atau dibubarkan karena dirinya yang pingsan tidak tahu waktu. Siapa juga yang bisa mengira dia akan pingsan saat acara, Shelina pun tidak ingin. Harusnya saat ini para tamu masih tid

