Bab 27

2029 Kata

Tidak ada sepotong senyum pun di wajah tampan itu. Sejak beberapa hari yang lalu wajah Ruu Thomas selalu tampak mengeras. Ia tidak memiliki kekuatan untuk membaca pikiran, tapi entah kenapa rasanya ada sesuatu antara adiknya dan bocah berambut merah itu. Entah itu hanya perasaannya saja atau apa, yang pasti ia tidak akan membiarkan peristiwa beberapa tahun silam terulang kembali. Cukup Alexia saja yang menghabiskan sisa hidupnya dengan membeku di dalam es, jangan sampai Angela juga. Ia tidak ingin kehilangan seorang adik lagi. Dulu mungkin ia lengah, tapi sekarang ia sudah jauh lebih kuat. Tidak akan dibiarkannya Angela melakukan kesalahan yang sama seperti yang sudah dilakukan Alexia. Ia tidak akan bisa memaafkannya. Ruu menyandarkan punggung ke belakang, mendongak dan memejamkan mata. M

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN