Dhana tersenyum lembut dan keluar dari ruang dimensinya. Dalam sekejap dia sudah kembali ke kamarnya. Saat Dhana tersadar, ternyata puteri Monika sudah berada disana sembari memperhatikannya. “Monika ? Sejak kapan kamu disini ?” Dhana cukup terkejut melihat kehadiran Monika di kamar asramanya. “Hm, sejak dua minggu yang lalu.” ujar puteri Monika terlihat sedang berpikir sebentar. “Baiklah. Tetapi kenapa bisa kau berada di kamarku?” ujar Dhana sembari melemparkan bantal ke arah puteri Monika. Dhana tidak menyangka selama dia di ruang dimensi, ternyata puteri Monika selalu berada disisinya. “Sasa mengabariku kalau kau sudah dua hari tidak keluar dari kamar. Tentu saja aku menjadi khawatir.” ujar puteri Monika. “Oh, ternyata ini ulah Sasa.” batin Dhana. “Ya sudahlah. Aku akan melanjutk

