83 | Dituntut Harapan Sendiri

1895 Kata

Yuri galau, sejak pagi ia belum berhasil menghubungi Ayah maupun Bu Ratna, padahal Yuri sangat ingin mengucapkan terima kasih atas hidup yang Ayah berikan padanya serta mengatakann betapa ia menyayangi beliau. Maka Yuri hanya bisa mengirim foto dirinya dan Rayu tersenyum ceria agar sewaktu-waktu Ayah membukanya, Ayah akan langsung tahu bahwa Yuri melewati hari ulang tahunnya dengan gembira. Yuri sedang di kamar ketika seseorang mengetuk pintu dibuka tanpa izin dari luar, siapa yang berani melakuan itu kalau bukan Mbak Rini. “Yul, kamu manggil orang dekor?” “Hah?” “Itu, di halaman ada orang-orang dari mana itu katanya mau ngedekor, mana bawa meja-meja sama kursinya juga.” Segera Yuri keluar membuktikan kehebohan yang Mbak Rini bawa dan ternyata benar, ada belasan orang asing di halaman

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN