Aurora cemas, ia sebenarnya juga tidak terbiasa melihat banyak darah seperti itu. Aurora bahkan mengendarai mobilnya dengan perasaan yang tak menentu. Biar bagaimana juga Kevin terluka karena menyelamatkan dirinya. Kalau saja mereka berdua tidak berjumpa, mungkin kejadian ini tidak akan pernah terjadi bukan. Sesekali Aurora menoleh ke arah Kevin yang masih bersandar sambal memejamkan kedua matanya. Aurora tahu jika Kevin sedang menahan rasa sakit di tangan kanannya. Aurora jadi tidak bias fokus sama sekali. Otaknya dipenuhi dengan rasa takut dan kejadian yang terjadi tadi membuat dirinya trauma. Aurora memarkirkan mobilnya setelah mereka tiba di rumah sakit. Aurora membuka pintu mobil Kevin dengan wajah yang benar-benar terlihat cemas. “Hati-hati Vin,” ucap Aurora sambal me

