Membuka Hadiah

1839 Kata

Aurora keluar dari dalam kamar mandi. Ia terlihat lebih cantik dengan pakaian santai yang dikenakannya. Kevin yang melihat istrinya tampil cantik tak bisa memungkiri jika ia terpesona melihat istrinya sendiri.   “Vin, kamu cuti berapa hari?”   “Dua minggu. Kamu?”   “Sama, jadi sesuai rencana kita kan?”   “Iya. Tidak apa-apa kan?”   “Tidak apa. Bagaimana dengan Mama kamu?”   “Katanya dia sudah pesankan hotel. Tapi belum tahu di mana. Mungkin nanti malam baru diberitahu. Sekalian makan malam bersama keluarga.”   “Ya sudah, apa Mika tidak akan pulang dalam waktu dua minggu?”   “Aku tidak tahu. Biarkan saja dulu. Setelah pulang honeymoon aku akan menjalankan rencanaku.”   “Berhati-hatilah. Jangan sampai kau terluka.”   “Kau mencemaskanku?”   “Hmmm, tentu saja aku mencemas

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN