Mengajak Aurora Bertemu

1081 Kata

Aurora memejamkan kedua matanya. Ia merasa hatinya hancur berkeping-keping. Bukan karena patah hati, tapi karena dirinya tidak mampu menjalankan isi hatinya. Aurora akhirnya tertidur di dalam mobil. Ia merasa sangat lelah karena terlalu banyak berpikir belakangan ini.   Rena yang melihatnya jadi semakin tidak tega. Seharusnya ia bisa melihat senyum Bahagia seperti tadi, senyum yang benar-benar membuat siapa saja yang melihatnya akan merasa ikut Bahagia juga.   Siapa sangka wanita cantik dan sukses ini memendam banyak kepahitan yang harus ia jalani. Semua sudah menjadi garis takdir Tuhan. Aurora orang yang sangat kuat dan juga sangat hebat. Sudah bertahun-tahun ia menerima kenyataan pahit ini dan mungkin kali ini adalah puncak di mana ia harus lebih sabar lagi untuk bisa menghadapi perj

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN