Jangan Pergi Lagi

1230 Kata

Sejak tadi Gibran tidak fokus menyetir. Semenit sekali noleh ke samping, terus nelen ludah. Dapet semenit lagi, noleh lagi ke samping, nelen ludah lagi. Pandangannya tuh nggak fokus ke mana-mana. Fokus ke samping, sibuk mandangin istrinya yang duduk di sampingnya. Tadinya dia masih mau lanjut marah dan nggak mau pulang ke rumah, apalagi nemuin Dirana. Tapi, ada sebuah panggilan dari nomor yang nggak dikenal. Nggak dia angkat sih awalnya, tapi nomor itu mengirim sebuah pesan singkat sekaligus foto istrinya tidur di sebuah kamar yang terasa asing. Itu jelas bukan kamar mereka! Seluruh tubuh Dirana dibungkus dengan selimut tebal berwarna merah muda. Gibran jadi was-was, takut Dirana diapa-apain sama orang kan bahaya. Dia telepon balik nomor yang tak dikenal tadi. Sewaktu panggilan diangka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN