Lucia berdiri di depan pintu kediamannya bersama Adelio dengan kedua tangan yang menyatu di atas dadanya, terlihat angkuh melihat Fhilip yang di bantu oleh tangan kanannya masuk kedalam kereta. Sepertinya dieinya xukup membuat guncangan pada pria tua tersebut hingga Fhilip bahkan masih harus di topang melangkahkan kakinya yang bergemetar entah karena faktor usianya yang sudah tua atau karena ancamana yang di keluarkan oleh Lucia sendiri. "Kau tidak akan masuk ?" Tanya Adelio yang berdiri disampingnya melihat kenetangkatan kakeknya yang akan pulang itu. Dengan terus menatap tajam pada rombongan penjaga yang di bawa Fhilip itu Lucia membuka suaranya "Tidak. Aku masih ingin melihatnya pergi." Adelio tahu dari jawaban itu bahwa perempuan yang berstatus isterinya itu ingin menunjukan keteka

