Maafkan Aku!

2090 Kata

Devan pernah mencumbunya pada musim dingin di Norwegia, Stephen saat musim gugur di Jepang. Tapi Ken Arashi hanya memandangi dan tak pernah mencumbu tubuhnya sekali pun. Anehnya, lumatan Devan sirna bersama gurauan, kecupan panas Stephen pupus dalam candaan. Namun cumbu dari mata Ken Arashi yang tajam, mampu menghantui Kalila siang dan malam. Kalila berputar-putar dan tampak gelisah di atas ranjangnya. Sebelum bertemu dengan Ken Arashi, ia memang pernah merasakan indahnya jatuh cinta. Tetapi, rasanya tidak terlalu menyiksa seperti saat sekarang ini. Sebab, setelah kematian Devanlah rasa di dalam hati Kalila menguat dan kian tumbuh. Sepanjang ia menutup mata, bayang-bayang seorang polisi tampan itu terus saja menghantuinya. Jiwanya merana, ingin sekali berjumpa. Namun pergolakan lain munc

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN