mentraktir makan teman

1070 Kata
teman di bangkunya pun terkejut "wau itu banyak banget,kamu pemilih dari mall bulan?" plak Lin jin pun menutup mulut temannya itu"shuttt jangan keras keras nanti ada yang tau" temen nya nya put malu karena tiba tiba lin jin menutup mulutnya "i.iya maaf" "nah bagus jangan keras keras" kata Lin jin btw nama kamu siapa "padahal kita sudah 2 tahun bersama satu kelas kamu tidak kenal aku" wanita itu sambil menahan tawa "hehehe aku tidak akrab sama satu kelas"jawab Lin jin "hustt ingat baik baik nama aku serrly forten awas aja kalau lupa lagi"sambil merenggut kan wajahnya "hehehe maaf aku lupa" sistem pun berbunyi "Ding......ajak Selly forten ke kantin bersama hadiah hotel bintang" "ha serius ni hotel bintang, bukanya itu hotel terbesar di kota langit biru, kurang lebih pendapatan setahun hampir 7 triliun, hmm boleh ni" gumam Lin jin "hey serrly nanti ayok ke kantin aku traktir"ucap Lin jin sambil melihat serrly yang membolak balikan buku "hmm boleh ayok ke kantin nant" setelah beberapa saat pelajaran pun selesai Lin jin dan serrly pun merapikan buku buku yang ada di meja lalu berjalan menuju kantin, sampainya di kantin Lin jin pun bertanya "mau pilih makan apa?" "hmm.. ikut kamu aja aku"jawab serrly "ok" "buu saya pesan dua porsi mie kuah,dua porsi pangsit dan dua porsi es" "siap tuan"jawab penjaga kantin itu "Ding selamat tuan mendapatkan hotel bintang" "wih akhirnya dapat pesan dari sistem"gumam Lin jin Lin jin pun terkejut ketikan penjaga kantin memberikan pesanannya "iya makasih Bu" penjaga toko itu pun tersenyum dan menjawab "sama sama tuan" tidak selang lama ponsel Lin jin pun berdering Selly pun terkejut dengan ponsel Lin jin yang berbunyi "ah maaf Selly kamu terkejut ya,bentar aku jawab panggilan " Selly menjawab"iya silahkan jawab dulu panggilan itu" "halo, siapa ya?" tanya lin jin "halo apakah ini benar dengan tuan jin?" "iya aku Lin jin,kamu siapa" "maaf tuan jin saya jonst Homer, saya manajer dari hotel bintang, apakah tuan ada waktu Buan penyerahan berkas berkas hotel bintang?" "kalau sekarang belum bisa, nanti aja jam 1 siang bisa" "iya tuan,kalau begitu saya minta maaf telah menggangu waktu tuan, saya pamit dulu" "iya" setelah itu serrly pun bertanya " dari siapa Lin jin?" Lin jin pun menjawab sambil memakan mie yang di pesannya "ahh itu dari manajer hotel bintang" sontak serrly pun terkejut dan menjatuhkan garpu yang dia pegang "a..apa m.. manager hotel bintang?" Lin jin menjawab dengan santai"iya itu dari manajer nya kenapa?" serrly pun sontak terkejut dengan jawaban Lin jin " apa kamu membeli hotel itu?" Lin jin tersenyum dan menjawab dan Terfikir mau menggoda Serly " iya, aku membeli nya kenapa? apa kamu ingin kita tidur bersama di hotel itu?" Serrly sontak wajahnya memerah dan menjawab "apa yang kamu omongkan itu aku cuma terkejut aja" setelan mereka selesai makan mereka pun kembali ke kelasnya, "Lin jin apa kamu benar benar membeli hotel itu? tanya Serly " hust iya aku membelinya sudah kubilang dari tadi Lo"jawab Lin jin "t.tapi kamu kan masih mahasiswa kok kamu bisa membeli hotel itu" "adalah kalau kamu ingin tau kapan kapan traktir aku makan malam" ucap lin jin sambil tersenyum geli "ok aku traktir kamu makan besok malam gimana?" "hmmm boleh besok malam aku jemput" setelah beberapa jam kelas pun selesai Lin jin melihat jamnya ternyata masih pukul 12 Lin jin bergegas menuju hotel bintang jonst Homer pun segera merapi kan tempat semua dan bersiap menyambut pemilik baru hotel bintang " semua staf bersih kan meja kantor dan pasang karpet ayok kita menyambut pemilih baru jangan ada yang membuat masalah di depan pemilik baru" semua staf pun berbaris di depan pintu hotel dengan riasan seperti bunga karpet merah yang di pasang di depan tu he aku dengar dengar pemilik baru kita masih muda sekaya apa dan setampan apa dia setelah beberapa menit terdengar suara mesin yang begitu ganas dan tibalah mobil Pagani huayra tricolore dia menepi dan memarkir mobil itu semua staf terkejut " wau itu Pagani huayra tricolore itu kurang lebih kisaran 90 miliyar, sekaya apa pemilik baru itu" Lin jin pun turun dari mobilnya "halo apakah ini tuan jin" "iya aku Lin jin, kamu pasti jonst Homer kan" "iya saya jonst Homer ,saya akan menemani tuan berkeliling" "silahkan" "semua staf terkejut dengan Lin jin dia sangat muda dan kaya, huu tampanya" "tuan jin apa kita berkeliling dulu atau langsung serah terima" Lin jin melihat jam dan teringat dengan li Li di rumah sakit "langsung aja aku lagi ada urusan setelah ini" jawab Lin jin "baik tuan jin" jonst pun menyuruh staf yang di belakangnya untuk mengambil sertifikat hotel ini setelah beberapa menit staf pun mendekati dengan membawa sertifikat hotel bintang "ini tuan jin sertifikat hotel bintang " "iya makasih aku pergi dulu karena ada urusan yang harus aku selesaikan" "iya tuan jin , mau saya antar tuan jin?" "tidak ush aku tidak suka mencolok" jawab Lin jin "ya udah hati hati di jalan tuan jin" "ok" Lin jin pun berjalan menuju mobilnya lalu melaju pergi di pertengahan jalan pun Lin jin teringat jika Li Li tidak punya ponsel dan ponsel Lin jin pun juga udah usang, dia pun bergegas menuju mall bulan sambil mencari cari ponsel dan pakaian Lin jin bergegas menuju ke pusat pakaian staf disana melihat Lin jin dan menghampiri " halo tuan ada yang bisa saya bantu" tanya staf itu "aku ingin membeli beberapa setel baju dan jas" jawab Lin jin "oh itu silahkan ikut saya tuan saya akan mengantarkan tuan" tiba tiba ada sepasang kekasih yang sangat arogan menghina Lin jin "he staf kenapa kamu melayani dia yang miskin itu sambil melihat keatas dan kebawah Lin jin" "saya kerja disini saya melayani siapapun entah itu miskin atau kaya itu adalah peraturan disini" jawab staff itu "he dia itu miskin dia tidak mungkin bisa membeli disini , mending kamu layani saya dan pacar saya saja kita berdua ini kaya Lo" "maaf tuan dan nyonya saya melayani tuan ini jika tuan Ingi di layani boleh cari staff lain" Lin jin cuman melihat dan mendengar saja dia tidak ikut campur karena itu sudah biasa bagi Lin jin "tidak aku ingin kamu yang melayani saya" ucap sepasang kekasih itu "nyonya saya mengikuti peraturan disini siapa cepat dia dapat" Lin jin pun geram kelamaan Lamaan karena kelakuan sepasang kekasih ini dan Lin jin pun teringat dengan li Li "begini aja kamu bilang saya tidak bisa membeli disini kan?, mau taruhan kalau saya bisa beli disini?" tanya lin jin sambil menahan amarahnya
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN