Bab 76.

1914 Kata

Kansa merasakan udara di sekitarnya mendadak pengap. Seolah oksigen di sekitarnya perlahan menghilang, membuatnya kesulitan untuk bernapas. Mulut gadis yang baru saja menyelesaikan sidang skripsinya itu terbuka setengah. Sepasang matanya menatap lekat benda di tangan yang memperlihatkan dua garis berwarna merah. Dua garis merah itu tandanya … ha-mil. Jantung Kansa berdegup semakin kencang. Gadis itu masih tercengang seolah tidak percaya menatap dua garis yang berwarna merah. Seharusnya hanya muncul satu garis saja. Kenapa malah muncul dua garis? Menutup mulut yang sudah terlalu lama terbuka hingga tenggorokannya terasa kering, Kansa merapatkan sepasang bibirnya. Menelan Saliva yang terasa menggumpal dan keras. Masih sambil menatap benda di tangan, kepala gadis itu menggeleng beberapa ka

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN