Seperti angin yang berhembus, yang tidak akan melewatkan setiap tempat sekecil apapun—begitupun dengan berita tentang perginya Kansa dari rumah, akhirnya sampai juga di telinga orang tua Nabila. “Yakin, Jeng? Mana mungkin anak babu itu rela meninggalkan hidup mewahnya?” Ranti tidak percaya mendengar informasi dari mama Sulan jika Kansa pergi meninggalkan rumah. “Paling cuma lagi ngambek. Sengaja ngumpet biar dicari sama Sultan. Jangan mudah ditipu manusia-manusia rendahan seperti mereka, Jeng.” “Awalnya aku juga sempat tidak percaya, tapi ternyata memang benar. Sekarang aku sedang berada di rumah putraku. Dua perempuan miskin itu benar-benar pergi.” “Hah? Aku tidak percaya ini.” Di tempatnya menerima panggilan dari Marita, Ranti menggeleng beberapa kali. “Rasanya sulit dipercaya. Jadi,

