Bab 34.-2

1047 Kata

Sambil masih menatap Ivan dan Rama bergantian, suami Kansa itu meneguk isi gelas dua kali. Melepas tepi gelas dari sela bibir, Sultan tidak langsung mengembalikan gelas ke atas meja. Pria itu memutar pelan gelas di tangannya. Sultan menunggu Rama dan Ivan yang terlihat sedang berdiskusi. Sultan menggeser pandangan mata ke arah Melvin yang duduk menyandar sambil memegang gelas. Satu tangan yang bebas berada di atas lengan sofa. “Sultan, bagaimana kalau tujuh persen?” Kali ini Rama yang mencoba menawar. Mereka sudah menaikkan dua persen dari tawaran awal. Sayangnya yang ia dapat gelengan kepala dari Sultan. Pria itu mendesah. “Lima belas persen jelas tidak mungkin. Itu terlalu tinggi. Aku rasa tidak akan ada yang mau mengambilnya.” “Tidak masalah kalau tidak mau, karena sebenarnya aku jug

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN