"Maukah kau kembali padaku?" Ganendra menatap jamnya sudah ke sekian kali. Hari ini rencanany ia akan membawa keponakan Pak Anwar ke kontrakan yang kebetulan pemiliknya salah satu staff kecamatan kantornya. Mereka sudah saling janjian di dekat gang kontrakan, namun sudah hampir setengah jam ini belum ada tanda kehadiran keponakan Pak Anwar datang, nomor kontaknya juga tidak bisa dihubungi. Ganendra tidak menyukai orang yang ngaret, bahkan sejak ia memimpin kecamatan, hampir semua staff tidak ada yang datang terlambat kecuali sebelumnya sudah mengonfirmasi karena alasan yang urgent. Ia ingin mengubah citra PNS di mata masyarakat yang selalu dikatakan ‘kerja enak, dibayar masyarakat, tapi kerjanya enggak becus’. Tahu menunggu lama gini, ia mengajak Gauri. Sebelumnya ia sudah mengatakan

