"Semua perjuanganku tertuju padamu" Gauri tidak bisa tidur. Apakah Gauri kembali galau? Untuk kali ini maka jawabannya TIDAK. Gauri tidak bisa berhenti tersenyum. Berkali-kali ia melihat chat terakhirnya dengan Ganendra, yang kini sudah resmi menjadi kekasihnya. Kekasih? Ah.. rasanya sebutan ini begitu dangkal. Penyembuh luka? Ew.. alay banget! Tunangan? Belum resmi sih hehe. Gauri menyimpan HPnya di atas meja dan kembali berbaring tidur. Senyum kembali terbit di wajahnya. Ia merasa ada harapan, ia merasa bahagia mengingat wajah Ganendra yang malu-malu, genggaman tangan pria itu yang begitu hangat dan bagaimana mereka saling malu-malu ketika pria itu mengantarnya pulang. Padahal Ganendra bukanlah pacar pertamanya. Tetapi entah mengapa apa yang ia rasakan ini, begitu manis dari

