Lima belas

1018 Kata

"Ku ingin kau tahu tentang perasaanku" Ganendra menyeka keringat yang mengalir di pelipisnya. Sinar matahari yang terik membakarnya begitu ia keluar dari gedung menuju masjid yang berada di luar untuk menjalankan shalat jumat. Ini hari kedua ia berada di tasik, dan malam ini setelah acara penutupan kegiatan ia akan langsung pulang ke Bandung. Beginilah pekerjaan menjadi camat, lebih banyak kegiatan di luar dibandingkan di ruangan, sekalinya di kantor ia disambut oleh setumpuk laporan yang harus ditandatangani atau tidak jauh dari pembuatan KTP, surat pindah, bahkan hingga izin menikah. Padahal ia saja belum menikah hik..hiks.. “Assalamualaikum Pak Ganendra!” Ganendra yang baru saja selesai melaksanakan shalat, didatangi seorang bapak-bapak memakai seragam batik. “Saya Pak Anwar,

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN