"Ku akan pergi meninggalkan dirimu" “Gauri ya?” Gauri yang sedang asyik mencari buku di gramedia, teralihkan perhatiannya ketika mendengar seseorang menyebut namanya. Gauri mengenal siapa yang memanggilnya dan seketika itu Gauri menyesali karena ia harus merespon sehingga mereka saling bertatapan. Hati Gauri terasa sakit, ribuan kenangan kini kembali berputar di kepalanya selayaknya layar yang menayangkan film, namun bedanya kenangan yang paling jelas ia lihat adalah kenangan terburuk dari dalam hidupnya. Mengapa.. setelah ia merasa baik-baik saja, setelah ia menata hatinya dengan rapi, kenapa ia harus kembali bertemu dengan orang itu? Kenapa mereka harus bertemu ketika ia sedang seorang diri? Lelaki itu tertegun menatap Gauri yang kini berpenampilan tertutup dengan hijab yang menut

