"Ra, aku pulang" teriak Arga karena merasa rumahnya cukup sepi. Ia melihat ke segala tempat di apartemennya dan tetap tak menemukan keberadaan istrinya, hingga dengan pasrah, ia duduk di ruang keluarganya dan menghidupkan televisi. Belum sampai 10 menit, ia mendengar suara pintu yang diakses. Kepalanya memutar dan menoleh melihat istrinya seperti sedang berbicara dengan seseorang. Lama-kelamaan suara itu makin jelas dan menunjukkan bahwa istrinya sedang berbincang dengan seorang pria yang tampaknya sebaya dengannya atau bahkan lebih tua sedikit. Ia mengernyit heran dengan pemikiran yang mempertanyakan keberadaan teman pria istrinya itu. mengapa ia sampai dibawa ke apartemen mereka oleh Rachel? "Eh, Arga, udah pulang?" tanya Rachel terkejut karena Arga sama sekali tak memberitahukannya pa

