Ketika membuat kesepatakan dengan Dean kalau itu hanya sekadar minum, maka itulah yang terjadi. Dean tidak mengatakan apapun sejak duduk di kursi itu dan menikmati kopi bersama Hana. Hana juga tidak mencoba bicara karena merasa itu percuma saja. Dean berulang kali merasakan getaran dari ponselnya, tapi memilih untuk mengabaikan hal itu. Dean terlihat begitu sibuk dengan pikirannya, tapi tentu saja tidak ada yang tahu apa yang sebenarnya ada di dalam pikirannya. Kini ponsel Hana yang berdering karena ada panggilan masuk. Itu adalah panggilan pekerjaan, jadi Hana harus segera pergi. "Aku harus pergi sekarang. Sampai jumpa lagi," ucap Hana sebelum pergi, tapi Dean tidak mengatakan apapun. Langkah Hana kembali terhenti karens merasa perlu mengatakan sesuatu sebelum benar-benar meninggalkan

