Setelah pergi meninggalkan Dean, Jina terlihat berbaring di sofa dan masih menangis, tapi kali ini dalam diam. Dean yang melihat hal ini kembali menghela napas. Jujur saja, Dean kadang merasa kalau Jina sungguh terlihat seperti anak kecil, tapi ia berpikir lagi kalau Jina mungkin sangat tertekan karena semua masalah yang terjadi padanya, atau mungkin saja karena kehamilannya. Dean duduk di salah satu sofa yang bisa membuatnya bisa melihat Jina dengan jelas. Dean tidak akan berkata apa-apa lagi sekarang agar Jina tidak marah, lalu melakukan hal yang aneh-aneh. Dean hanya akan menunggu sampai Jina berhenti menangis dengan sendirinya, lalu bicara padanya. Tapi entah harus menunggu berapa lama sampai itu terjadi. Jina yang terus ditatap oleh Dean mulai merasa kesal, padahal sebelumnya ia ter

